Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Menuju Zero ODOL 2027: Strategi Nasional Jaga Keselamatan dan Infrastruktur Jalan Raya

Geralda Talitha by Geralda Talitha
19 Mei 2026
in Jaga Negeri
0 0
0
strategi zero ODOL 2027 untuk keselamatan jalan raya Indonesia
0
SHARES
16
VIEWS

Fenomena truk berukuran melebihi standar dan membawa muatan berlebih, yang kerap disebut sebagai ODOL, telah berlangsung lama di berbagai ruas jalan Indonesia. Namun, di balik aktivitas tersebut tersembunyi ancaman signifikan bagi keselamatan publik dan keberlangsungan infrastruktur jalan nasional. Harapan untuk mewujudkan Zero ODOL pada tahun 2027 menjadi salah satu upaya strategis penting yang dijalankan Polri sebagai langkah menyelamatkan nyawa sekaligus melindungi aset negara.

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., selaku Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), menekankan bahwa persoalan ODOL adalah permasalahan serius yang melampaui pelanggaran administratif biasa. Ia menyatakan,”Zero ODOL bukan semata agenda penegakan hukum, tetapi gerakan nasional untuk menjaga keselamatan, melindungi infrastruktur, dan membangun budaya transportasi yang lebih tertib.” Pernyataan ini muncul dalam berbagai kesempatan yang membahas target nasional tersebut.

Risiko kecelakaan fatal yang disebabkan oleh kendaraan ODOL tak dapat diabaikan. Beban berlebih membuat pengendalian truk menjadi sulit, memperpanjang jarak rem, bahkan berpotensi menyebabkan rem blong pada jalanan menurun. Irjen Agus mencatat beberapa kejadian kecelakaan parah di Indonesia yang melibatkan kendaraan ODOL sebagai faktor utama, sehingga masalah ini tak lagi bisa dilihat sebagai pelanggaran teknis semata.

Untuk mendukung pencapaian Zero ODOL, Polantas mengadopsi pendekatan berbasis data dengan sentuhan humanis, di mana penindakan disertai edukasi, digitalisasi, dan kerja sama lintas sektor. Pendekatan ini mengubah paradigma Polantas dari penegak hukum yang semata menindak pelanggaran menjadi agen perubahan perilaku sosial dalam ekosistem transportasi nasional.

Selain mengancam keselamatan jiwa, kendaraan ODOL juga membebani infrastruktur jalan. Jalan nasional yang idealnya bertahan bertahun-tahun bisa mengalami kerusakan lebih cepat akibat beban melebihi kapasitas tersebut. Kerusakan jalan ini memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari gangguan distribusi logistik, meningkatnya biaya perawatan jalan, hingga bertambahnya risiko kecelakaan pengguna lain.

Dalam pertemuan yang dipimpin Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pemerintah menegaskan pentingnya mengedepankan keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi sebagai prioritas dalam menangani ODOL. Hal ini menandakan perlunya solusi holistik yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum tapi juga dalam menjaga ruang hidup publik dan ritme kehidupan masyarakat sehari-hari.

Irjen Agus memandang jalan raya tak hanya sebagai aset negara, tetapi sebagai ruang sosial yang vital bagi masyarakat. Kerusakan jalan yang diakibatkan ODOL tidak sekadar mengganggu kelancaran arus kendaraan tapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat, terutama yang berada di kelompok kecil dan rentan.

Korlantas Polri menempatkan Zero ODOL 2027 sebagai agenda keselamatan nasional yang melibatkan multi-pihak, dari pemerintah hingga sektor swasta. Transformasi menuju tujuan itu dilaksanakan secara bertahap dan berimbang untuk menghindari gejolak sosial, mengingat transportasi barang berperan penting pada ekonomi nasional.

Narasi yang diusung oleh Polantas kini berfokus pada pembentukan kesadaran bersama atas pentingnya keselamatan jalan raya, bukan hanya larangan semata. Kakorlantas menegaskan, “Zero ODOL bukan sekadar penertiban kendaraan, tapi upaya menyelamatkan nyawa masyarakat di jalan raya,” sebagai inti dari kebijakan nasional tersebut.

Korlantas Polri juga menegaskan bahwa perubahan budaya transportasi yang diinginkan bukan hanya soal penindakan, tetapi mengedepankan pendekatan edukatif. Polisi lalu lintas aktif melakukan dialog bersama pelaku usaha angkutan, pengemudi, komunitas transportasi, serta masyarakat luas guna menguatkan pemahaman bersama.

Digitalisasi menjadi salah satu pilar penting dalam penertiban ODOL, dengan penerapan sistem pengawasan berbasis data dan teknologi seperti ETLE agar penegakan hukum lebih objektif, profesional, dan transparan. Namun demikian, pendekatan humanis tetap menjadi dasar agar masyarakat tidak merasa terancam, melainkan bisa melihat keselamatan jalan sebagai kepentingan bersama.

Perubahan ini menghadirkan wajah baru Polantas yang bergerak sebagai institusi pembentuk budaya keselamatan nasional dan bukan sekadar penegak hukum di jalan raya. Keseluruhan strategi tersebut mendorong Indonesia menuju sistem transportasi yang lebih manusiawi, modern, serta menghargai nilai kehidupan.

Dengan demikian, upaya Zero ODOL 2027 bukan semata tentang pengaturan agar truk menjadi lebih tertib, melainkan tentang membangun ruang transportasi yang aman bagi jutaan masyarakat yang menggantungkan keselamatan dan masa depan mereka di jalan raya setiap hari.

 

 

Tags: zero odol 2027
Previous Post

Program Polantas Menyapa Ojol Dinilai Bawa Dampak Positif, Ojol Jambi Sampaikan Terima Kasih

Next Post

Pengawasan Digital ODOL Diperkuat, Korlantas Polri Prioritaskan Keselamatan dan Transparansi

Geralda Talitha

Geralda Talitha

Next Post
transformasi penegakan hukum lalu lintas digital Indonesia

Pengawasan Digital ODOL Diperkuat, Korlantas Polri Prioritaskan Keselamatan dan Transparansi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Berita Pilihan

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026
MIMIKA - Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan bahan bangunan untuk pembangunan Gereja Matoa SP3 di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, kepada pengurus gereja dan perwakilan jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayah Papua Tengah. Panius Kogoya menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BMP RI bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Kab. Mimika, kami menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada Gereja Matoa SP3. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” terang Panius. Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan, BMP RI juga terus berupaya mendorong kemajuan di berbagai bidang lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Warga juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui dialog yang konstruktif serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri. “Kegiatan ini membuktikan pengabdian BMP RI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sosial dan toleransi beragama. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah serta motor penggerak nilai nasionalisme dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. Melalui kegiatan sosial ini, BMP RI berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Mimika demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

BMP RI Mimika Salurkan Bantuan untuk Gereja Matoa SP3, Perkuat Semangat Toleransi

7 Agustus 2026
optimalisasi keterbukaan informasi publik pada humas Polri

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

30 Juli 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz