Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Polantas Ubah Pendekatan, Keselamatan Kini Jadi Budaya Sosial

Geralda Talitha by Geralda Talitha
8 Mei 2026
in Jaga Negeri
0 0
0
transformasi budaya keselamatan berlalu lintas oleh polantas
0
SHARES
19
VIEWS

Keselamatan berlalu lintas tidak lagi dimaknai hanya sebagai kepatuhan atas aturan yang kaku; kini nilai ini telah meluas menjadi bagian penting dari budaya sosial masyarakat. Menurut Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., peran Polantas mengalami perubahan fundamental. “Kami tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman, selamat, dan bermakna,” ujarnya, menegaskan tugas Polantas yang melewati batas-batas pengaturan teknis. Pendekatan baru ini mengedepankan pelayanan humanis dan penggunaan data yang presisi sebagai metode menjaga keselamatan, yang pada gilirannya membentuk budaya disiplin berlalu lintas.

Pemahaman bahwa disiplin lalu lintas adalah hasil dari kebiasaan yang berulang membuka jalan bagi Polantas untuk berfungsi sebagai agen pembentuk norma sosial. Contohnya dapat ditemukan dalam program “Polantas Menyapa” yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Purwakarta. Program tersebut menyasar pelajar dengan edukasi yang mengaitkan disiplin berlalu lintas dengan nilai-nilai etika sosial dan pencegahan perundungan. Dengan cara ini, pelajar diharapkan mampu menginternalisasi pentingnya ketertiban bukan hanya di sekolah tetapi juga di jalan raya.

Gagasan serupa diterapkan di Badung, Bali, oleh Satlantas Polres Badung yang juga menggunakan program “Polantas Menyapa” untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai tata tertib berlalu lintas sebagai bagian dari kehidupan bersama. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada aturan, tapi lebih menjurus membangun kesadaran sosial tentang keselamatan sebagai nilai kolektif.

Pendekatan tersebut semakin diperkuat di Semarang, di mana berbagai kegiatan edukasi berhasil melibatkan masyarakat secara aktif. Laporan RRI menjelaskan bagaimana Polantas tidak hanya memberikan peringatan, melainkan juga menginisiasi dialog komunitas tentang pentingnya keselamatan sebagai aspek kehidupan sosial yang esensial.

Irjen Agus menegaskan bahwa tujuan utama dari strategi ini adalah menumbuhkan kesadaran kolektif yang akan meringankan pekerjaan aparat: “Ketika keselamatan menjadi budaya, maka tugas kami akan menjadi lebih ringan—dan itu tujuan kami.” Pernyataan ini mengindikasikan arah baru Polantas yang tidak lagi berperan sebagai satu-satunya penjaga keselamatan, melainkan mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem penjagaan itu sendiri.

Peralihan dari fokus semata pada aturan ke pengembangan budaya melalui kesadaran dan kebiasaan adalah proses panjang. Awalnya, aturan dan penegakan hukum diperlukan untuk memberikan struktur. Lalu masyarakat mulai memahami alasan pentingnya aturan tersebut hingga kepatuhan menjadi kesadaran, bukan sekadar ketakutan. Akhirnya, ketika pola ini diterapkan konsisten, kesadaran itu menjadi kebiasaan yang diadopsi luas, lalu berkembang menjadi budaya.

Saat ini Polantas berada di tahap transisi penting tersebut, yaitu membangun pemahaman dan kebiasaan yang merefleksikan nilai disiplin dan keselamatan. Di Purwakarta, kegiatan edukasi kepada siswa menjadi contoh konkret penanaman disiplin sejak dini. Di Bali, pendekatan komunitas yang dijalankan Satlantas Badung berhasil mempererat hubungan dengan masyarakat dan membentuk kesadaran bersama tertib berlalu lintas. Sementara di Semarang, inisiatif melibatkan berbagai lapisan masyarakat memperlihatkan bahwa perubahan ini tumbuh secara luas dan serentak di berbagai daerah.

Seiring dengan perubahan peran, Polantas kini bertindak sebagai penggerak yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengambil tanggung jawab atas keselamatan di jalan. Melalui program seperti “Polantas Menyapa,” partisipasi komunitas, pelajar, dan pengguna jalan secara umum diperkuat. Keselamatan tidak bisa menjadi tanggung jawab sepihak oleh aparat; kolaborasi antara masyarakat dan Polantas adalah kunci keberhasilan.

Polantas memberikan sistem, edukasi, dan kesadaran, namun masyarakat yang menjalankan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Slogan “dari jalan ke kesadaran” bukan hanya ungkapan, melainkan merupakan refleksi perjalanan panjang menuju perubahan budaya. Ketika disiplin menjadi kebiasaan, keselamatan menjadi nilai bersama, dan masyarakat berperan aktif dalam menjaga ketertiban, itulah saat perubahan tersebut benar-benar terjadi.

Pada akhirnya, lalu lintas tidak semata soal pergerakan kendaraan, melainkan tentang interaksi manusia dan cerminan bagaimana bangsa menghargai kehidupan. Jika suatu saat keselamatan telah benar-benar menjadi budaya, maka beban tugas Polantas akan berkurang karena masyarakat mampu menjaga dirinya sendiri.

 

Previous Post

Dedikasi Tanpa Henti Anggota Polantas di Balik Keamanan Jalan Raya

Next Post

Operasi Ketupat 2026: Tugas Negara Tanpa Henti dan Penurunan Fatalitas Signifikan

Geralda Talitha

Geralda Talitha

Next Post
Operasi Ketupat 2026 koordinasi lintas sektor sukses

Operasi Ketupat 2026: Tugas Negara Tanpa Henti dan Penurunan Fatalitas Signifikan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Berita Pilihan

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026
MIMIKA - Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan bahan bangunan untuk pembangunan Gereja Matoa SP3 di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, kepada pengurus gereja dan perwakilan jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayah Papua Tengah. Panius Kogoya menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BMP RI bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Kab. Mimika, kami menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada Gereja Matoa SP3. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” terang Panius. Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan, BMP RI juga terus berupaya mendorong kemajuan di berbagai bidang lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Warga juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui dialog yang konstruktif serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri. “Kegiatan ini membuktikan pengabdian BMP RI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sosial dan toleransi beragama. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah serta motor penggerak nilai nasionalisme dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. Melalui kegiatan sosial ini, BMP RI berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Mimika demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

BMP RI Mimika Salurkan Bantuan untuk Gereja Matoa SP3, Perkuat Semangat Toleransi

7 Agustus 2026
optimalisasi keterbukaan informasi publik pada humas Polri

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

30 Juli 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz