Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Info Petani

DPR Wanti-wanti Kementerian Impor, Mendag Langsung Buka Suara

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
4 Februari 2021
in Info Petani, Mitra Tani
0 0
0
DPR Wanti-wanti Kementerian Impor, Mendag Langsung Buka Suara
0
SHARES
14
VIEWS

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komisi VI DPR RI. Dalam rapat itu, sejumlah anggota Komisi VI mengingatkan soal impor yang harus dikendalikan, agar neraca dagang tak defisit.

Hal itu pertama dilontarkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto dari fraksi PDIP. Ia bahkan mewanti-wanti Kemendag jangan menjadi kementerian impor.

“Gagasan besar apa yang Bapak bawa ke sini menjadi Mendag? Mengingat waktu Bapak juga nggak lama, karena sudah tersita 1 tahun dari menteri sebelumnya. Nah gagasan besar ini penting bagi kami, apa breakthrough-nya? Tahun 2024 sudah tahun politik. Nanti bicaranya selalu defisit impor, ekspor, ngurusnya banyak impornya. Banyak mengatakan bahwa ini kementerian impor, dan sebagainya,” kata Darmadi dalam raker tersebut, Rabu (3/2/2021).

Tak hanya Darmadi, Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuariana dari fraksi PKS juga meminta Lutfi untuk mengendalikan impor. Ia meminta, program Kemendag dalam menjaga stabilisasi harga pangan yang berindikasi pada inflasi tak hanya mengandalkan impor. Ia juga mempertanyakan koordinasi Kemendag dengan Kementan, terutama dalam hal penetapan impor pangan yang harus disesuaikan dengan data kebutuhan dalam negeri.

“Jangan sampai keluar untuk menjaga inflasi, stabilisasi harga kebutuhan pokok, tapi impor. Kami juga ingin tahu bagaimana komunikasi bapak dengan Kementerian Pertanian?” ujarnya.

Ia meminta kepada Lutfi untuk mengedepankan ekspor dan menjaga neraca perdagangan tetap surplus.

“Pada tahun 2020 neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus US$ 21 miliar. Tapi surplusnya itu karena ada penurunan impor yang sangat tajam, 17,34%, jadi bukan meningkatnya kinerja. Kalau Kemendag kita sudah sepakat bagaimana mengejar surplus, ekspor sebanyak-banyaknya. Itu yang kita harapkan. Terkait impor, selama ini kita masih bisa memenuhi dari produksi dari dalam negeri. Kenapa harus impor? Apalagi bahan pangan. Kita tidak perlu impor ugal-ugalan untuk produksi yang kita bisa lakukan sendiri,” jelas Nevi.

Menjawab itu, Mendag Lutfi menegaskan akan selalu berkoordinasi dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas keputusan apapun yang dikeluarkan, terutama yang berkaitan dengan Kementan.

“Saya berjanji saya akan kerja sama dengan seluruh kementerian lain. Jadi kalau saya sama Mentan ini akan menjadi tupoksi pertama, kalau saya sampai tidak cocok sama beliau, misal kita udah punya perjanjian. Saya pokoknya menghadap beliau 1-2 minggu sekali, saya akan pergi ke kantornya untuk pastikan bahwa apa yg saya kerjakan itu sesuai setara. Paling tidak sepengetahuan beliau apa yang akan kami kerjakan,” ungkap Lutfi.

Kemudian, terkait ketersediaan stok pangan di pasar, dan juga stabilisasi harga, Lutfi berjanji dirinya akan terus memantau pergerakan di pasar.

“Kenapa saya analogikan Mendag ini sama seperti wasit tinju? Wasit tinju itu ada smart spell-nya. Artinya penjual sama pembeli itu mereka berinteraksi. Ketika saya wasit menjalankan seluruh kekuasaannya untuk atur pertandingan, pertandingan itu tidak seru karena penjual dan pedagang itu boxing-nya tidak jalan. Tetapi kalau saya diamkan, ketika wasit mendiamkan mereka bertarung tanpa aturan jelas akan berlangsung liar dan itu juga mesti kita jaga,” ujar Lutfi.

Khususnya untuk impor, ia memastikan apa yang dilakukan adalah impor yang berkualitas. Menurutnya, jika impor ditutup pun akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam hal ini, ia mengatakan impor yang dilakukan itu diutamakan untuk mendorong industrialisasi, dan menjadi penyokong ekspor.

“Kalau sekarang kita tahan impornya, karena impor yang berkualitas itu penting untuk pertumbuhan konsumsi kita, maka PDB (produk domestik bruto) kita akan turun. Jadi impor berkualitas itu sangat penting Bu Nevi. Dan itu sekarang PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) sekarang turun jadi 31% dari 33%. Belanja pemerintah mestinya tidak lebih dari 4%, hari ini hampir 10% dan ekspor impor tahun lalu minus, makanya komposisinya begitu,” tegas Lutfi.

Lutfi menegaskan, langkah pemerintah saat ini adalah melakukan transformasi ekonomi untuk menggapai cita-cita Indonesia jadi negara dengan perekonomian ke-5 terbesar di dunia. Namun, untuk mewujudkan itu diperlukannya kenaikan porsi ekspor-impor terhadap PDB.

“Bagaimana komposisi yang sehat? Ekspor-impor itu mesti di atas 50%. Siapa yang sehat seperti itu? Vietnam yang merdekanya di belakang kita, sudah melampaui itu. Nah kita mesti mentransformasi dari yang sekarang konsumsi, menjadi ekspor-impor, dan industrialisasi, investasi. Ini semua 1 sequence, jadi orang datang, buka pasar dulu, menjadi tujuan investasi, dan tujuan investasi, masuk industrialisasi, dan penguatan untuk ekspor,” pungkas Mendag.

(vdl/hns)

Tags: Berita Ekonomi Bisnis
Previous Post

NTP & NTUP Naik, Kementan: Kesejahteraan Petani sebagai Agenda Utama

Next Post

Petani Tepis Isu Food Estate Kalteng Gagal Panen: Kami Malah Untung

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
DPR Wanti-wanti Kementerian Impor, Mendag Langsung Buka Suara

Petani Tepis Isu Food Estate Kalteng Gagal Panen: Kami Malah Untung

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Berita Pilihan

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026
MIMIKA - Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan bahan bangunan untuk pembangunan Gereja Matoa SP3 di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, kepada pengurus gereja dan perwakilan jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayah Papua Tengah. Panius Kogoya menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BMP RI bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Kab. Mimika, kami menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada Gereja Matoa SP3. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” terang Panius. Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan, BMP RI juga terus berupaya mendorong kemajuan di berbagai bidang lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Warga juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui dialog yang konstruktif serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri. “Kegiatan ini membuktikan pengabdian BMP RI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sosial dan toleransi beragama. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah serta motor penggerak nilai nasionalisme dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. Melalui kegiatan sosial ini, BMP RI berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Mimika demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

BMP RI Mimika Salurkan Bantuan untuk Gereja Matoa SP3, Perkuat Semangat Toleransi

7 Agustus 2026
optimalisasi keterbukaan informasi publik pada humas Polri

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

30 Juli 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz