Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman, Analis Puji Strategi Polri dan One Way Nasional

Geralda Talitha by Geralda Talitha
1 April 2026
in Jaga Negeri
0 0
0
arus mudik dan balik lebaran aman dan lancar 2026
0
SHARES
17
VIEWS

Arus kendaraan pada mudik dan balik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan volume, namun tingkat fatalitas korban kecelakaan justru mengalami penurunan signifikan hingga 30,41 persen. Data dari Polri mengungkapkan meskipun kendaraan lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, situasi arus mudik dan balik tetap aman dan terkendali.

Nasky Putra Tandjung, Analis Kebijakan Publik dan Politik Nasional, memandang kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat selama Idulfitri 1447 H terjaga dengan baik dan kondusif. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Polri atas terselenggaranya Operasi Ketupat 2026 yang sukses dan lancar.

Menurut Nasky, “Keberhasilan Polri menurunkan angka kecelakaan lebih dari 30 persen adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan strategi pengamanan, rekayasa lalu lintas, dan pendekatan humanis berjalan efektif dan tepat sasaran.” Ia juga menekankan inovasi rekayasa lalu lintas seperti One Way Nasional dan One Way Sepenggal Presisi sebagai faktor utama kelancaran arus kendaraan walau terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan.

Berdasarkan laporan aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah kasus kecelakaan nasional turun sebesar 5,31 persen, dari 2.880 kasus pada 2025 menjadi 2.727 kasus pada 2026. Sedangkan fatalitas korban meninggal berkurang dari 342 orang menjadi 238 orang. Nasky menyebutkan bahwa pencapaian ini berkat sinergi kuat antar Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat serta pelaksanaan strategi rekayasa lalu lintas sesuai arahan Kapolri.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polri bersama pihak terkait telah menyiagakan 161.243 personel gabungan dan membangun 2.746 posko di seluruh Indonesia, terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, serta 343 Pos Terpadu di titik-titik strategis jalur mudik. Pos-pos ini tidak hanya sebagai fasilitas, melainkan juga ruang kemanusiaan bagi para pemudik untuk beristirahat, melepas lelah, serta memperoleh layanan kesehatan dan informasi perjalanan.

Sebagai alumni INDEF School of Political Economy Jakarta dan penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat,” Nasky menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar arus mudik berjalan lancar. Ia juga memberikan penghargaan atas komitmen Polri yang berlanjut pasca Operasi Ketupat dengan menerapkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sampai 29 Maret 2026, untuk mengamankan sisa kendaraan yang belum kembali ke Jakarta sebanyak sekitar 42,29 persen atau 1,4 juta unit.

“Kebijakan KRYD ini menunjukkan tanggung jawab moral Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat tidak hanya saat puncak mudik, tetapi hingga semua kembali ke rumah masing-masing,” jelas Nasky. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung upaya Polri dengan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Nasky turut menyoroti tagline Kapolri mengenai Operasi Ketupat yaitu “mudik aman, keluarga bahagia,” yang benar-benar dirasakan masyarakat. Polri hadir di lapangan untuk mengawal setiap tahap perjalanan mulai dari keberangkatan, sampai kembali dengan aman dan nyaman.

Pelaksanaan Operasi Ketupat pun mendapat penilaian positif pada aspek profesionalisme dan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat. Nasky menyebutkan, “Komitmen Korps Bhayangkara dalam melindungi dan melayani masyarakat terlihat jelas melalui perencanaan matang serta kerja sama dengan berbagai pihak.”

Ia menambahkan bahwa persiapan matang, serta pendekatan humanis dengan menempatkan kepedulian dan empati terhadap pemudik, menjadi bukti kehadiran negara yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Dengan capaian ini, Nasky berharap standar keberhasilan yang dicapai selama operasi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan agar tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin solid dan institusi tersebut tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik.

 

Tags: operasi ketupat
Previous Post

Operasi Ketupat 2026 Sukses Kurangi Kecelakaan dan Fatalitas Selama Mudik Lebaran

Next Post

Analisis Nasky Putra Nilai Pendekatan Humanis Polri Efektif di Operasi Ketupat 2026

Geralda Talitha

Geralda Talitha

Next Post
hasil Operasi Ketupat 2026 arus mudik dan balik Lebaran

Analisis Nasky Putra Nilai Pendekatan Humanis Polri Efektif di Operasi Ketupat 2026

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Berita Pilihan

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026
MIMIKA - Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan bahan bangunan untuk pembangunan Gereja Matoa SP3 di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, kepada pengurus gereja dan perwakilan jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayah Papua Tengah. Panius Kogoya menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BMP RI bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Kab. Mimika, kami menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada Gereja Matoa SP3. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” terang Panius. Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan, BMP RI juga terus berupaya mendorong kemajuan di berbagai bidang lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Warga juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui dialog yang konstruktif serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri. “Kegiatan ini membuktikan pengabdian BMP RI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sosial dan toleransi beragama. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah serta motor penggerak nilai nasionalisme dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. Melalui kegiatan sosial ini, BMP RI berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Mimika demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

BMP RI Mimika Salurkan Bantuan untuk Gereja Matoa SP3, Perkuat Semangat Toleransi

7 Agustus 2026
optimalisasi keterbukaan informasi publik pada humas Polri

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

30 Juli 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz