Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Pangan

Bulog Targetkan Serap 3 Juta Ton Beras di Semester I 2026 untuk Jaga Stabilitas Pangan

Geralda Talitha by Geralda Talitha
12 Januari 2026
in Pangan
0 0
0
bulog serap 3 juta ton beras

bulog serap 3 juta ton beras

0
SHARES
24
VIEWS

Komandanpangan.com – Perum Bulog menargetkan penyerapan beras dalam jumlah besar pada paruh pertama tahun 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga pangan nasional dan keberlanjutan swasembada beras. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyerapan beras setara 3 juta ton pada semester pertama 2026 dari total target tahunan sebesar 4 juta ton.

Menurut Rizal, penyerapan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekaligus memastikan hasil panen petani terserap secara optimal. Ia menegaskan bahwa sebagian besar target penyerapan memang difokuskan pada awal tahun, menyesuaikan dengan pola panen nasional.

“Tadi sudah saya sampaikan di semester 1 target (penyerapan beras) kami 3 juta ton. Nah sisanya (nanti) di semester 2, kan kita ditarget 4 juta ton, jadi semester 2 nya tinggal 1 juta nanti,” kata Rizal di Jakarta, Minggu.

Rizal menyampaikan optimismenya bahwa target tersebut realistis untuk dicapai. Optimisme itu didasarkan pada pengalaman historis panen, kesiapan operasional Bulog di lapangan, serta dukungan koordinasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga petani. Ia menilai semester pertama merupakan momentum krusial karena bertepatan dengan puncak musim panen di sebagian besar wilayah sentra produksi padi.

Ia menjelaskan bahwa secara historis, produksi gabah dan beras pada semester kedua cenderung menurun signifikan dibandingkan semester pertama. Penurunan tersebut umumnya berkisar antara 30 hingga 40 persen, terutama akibat faktor cuaca musiman.

“Di semester 2 itu agak turun biasanya. Biasanya turun sekitar 30-40 persen dari semester 1. Itu memang biasa, seperti tradisi alam karena memang di akhir-akhir semester 2 itu kan banyak hujan. Nah kalau hujan memang tidak bisa panen dengan baik,” ucap Rizal.

Dengan kondisi tersebut, Bulog menilai strategi penyerapan sejak awal tahun menjadi langkah penting agar stok beras nasional tetap aman. Rizal juga menegaskan bahwa Bulog siap menyerap gabah dan beras petani dengan berbagai kualitas, selama memenuhi ketentuan usia panen. Harga pembelian gabah ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram sebagai bentuk perlindungan terhadap pendapatan petani.

Namun demikian, Rizal mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam proses panen. Gabah yang dipanen sebelum mencapai usia optimal berisiko menghasilkan beras dengan kualitas rendah, mudah pecah, dan menurunkan nilai jual di pasar.

“Yang sudah matang kalau istilah buah. Jangan buahnya belum matang sudah dipanen. Nanti hasilnya tidak manis,” tegasnya.

Untuk menjaga mutu hasil panen, Bulog berharap adanya pendampingan aktif dari penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani memahami pentingnya panen sesuai usia tanaman demi menjaga kualitas beras dan keberlanjutan swasembada pangan nasional.

Lebih lanjut, Rizal menyatakan bahwa keberhasilan target penyerapan sangat bergantung pada kelancaran musim panen dan minimnya gangguan cuaca ekstrem. Selama kondisi alam mendukung, Bulog optimistis target yang telah ditetapkan dapat terealisasi.

“Sepanjang panen itu berjalan dengan lancar, tidak ada gangguan cuaca dan lain sebagainya. Kalau kita takutnya ada gangguan cuaca dan lain sebagainya, itu yang kita khawatirkan,” kata Rizal.

Sebagai informasi, stok Cadangan Beras Pemerintah pada awal 2026 tercatat mencapai lebih dari 3,2 juta ton. Stok tersebut merupakan sisa beras dari tahun 2025 yang telah dialihkan ke tahun berjalan dan saat ini tersimpan aman di gudang-gudang Bulog di berbagai daerah.

Tags: BerasBulogpenyerapan beras
Previous Post

Sepanjang 2025, Polda Metro Jaya Sita 3,291 Ton Narkoba Senilai Rp1,7 Triliun

Next Post

Korlantas Polri Terapkan e-TLE Drone Patrol untuk Tindak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan

Geralda Talitha

Geralda Talitha

Next Post
E-TLE Drone Patrol Presisi Korlantas 1

Korlantas Polri Terapkan e-TLE Drone Patrol untuk Tindak Kendaraan Parkir di Bahu Jalan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

31 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

29 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

27 Oktober 2026
#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026

Berita Pilihan

#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz