Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Mitra Tani

Harga Gabah Anjlok, Petani Tolak Impor Beras

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
18 Maret 2021
in Mitra Tani
0 0
0
Harga Gabah Anjlok, Petani Tolak Impor Beras
0
SHARES
17
VIEWS

Jakarta – Harga gabah di wilayah Kabupaten Klaten anjlok menjelang puncak panen. Harga gabah kering panen (GKP) di bawah Rp 4.000 per kilogramnya.

“Harga gabah panenan cuma Rp 3.200-Rp 3.500. Kalau gabah kering giling atau siap giling hanya Rp 4.700 per kilogramnya,” ungkap Warsidi, petani di Desa Meger, Kecamatan Ceper, Klaten pada detikcom, Rabu (17/3/2021) siang.

Dikatakan Warsidi, sebelumnya harga gabah kering usai panen (GKP) harganya bisa Rp 4.500 sampai Rp 5.000 per kilogram. Sedangkan harga gabah yang sudah kering siap giling (GKG) bisa Rp 5.700 per kilogram.

“Harga gabah kering biasanya Rp 5.700 ini terus turun sudah sekitar setengah bulan terakhir. Pembeli juga sepi padahal biasanya dari Purwodadi dan Sragen pada kesini, tapi ini belum ada yang datang,” lanjut Warsidi.

Kondisi ini, ucap Warsidi, sudah sering terjadi. Biasanya saat mendekati panen raya malah harga anjlok karena banyak daerah masuk masa panen.

“Biasa begini saat mau panen malah anjlok. Mungkin karena daerah Sragen, Ngawi dan Sukoharjo juga mulai panen raya jadi pembeli gabah tidak datang,” sambung Warsidi.

Harga tebasan (padi di pohon), ungkap Warsidi juga tidak lebih baik daripada gabah. Satu patok ukuran sekitar 2.000 meter hanya Rp 4 juta.

“Satu patok sebelumnya Rp 7 juta sekarang paling Rp 4 juta sudah hebat. Dihitung dengan biaya tanam saja tidak cocok, kalau dibawa pulang juga repot harus tambah biaya dan tenaga mengeringkan,” papar Warsidi.

Pengurus kelompok tani Bhakti Tani Desa Barepan, Kecamatan Cawas, Sriyanto mengatakan harga gabah dari panen hanya di bawah Rp 4.000. Tapi itu harga Minggu lalu.

“Panen desa saya sudah dua Minggu lalu. Harga gabah di bawah Rp 4.000 per kilogramnya dan banyak yang dibawa pulang,” kata Sriyanto pada detikcom.

Kades Sentono, Kecamatan Karangdowo, Mulyono mengatakan harga tebasan dan gabah sama turunnya. Harga tebasan hanya Rp 4 juta per patok dari sebelumnya Rp 6 juta.

“Harga tebasan hanya Rp 4 juta per patok, padahal ukuran sawah 2.200 meter persegi. Harga gabah kering panen Rp 3.900 per kilogram, daripada rugi ini banyak petani membawa pulang panenannya,” jelas Mulyono pada detikcom.

Baca juga : Target Swasembada 2025, RI Masih Impor Garam 2,6 Juta Ton Setahun

Tags: Berita Ekonomi Bisnis
Previous Post

Kabareskrim Minta Penegakan Hukum Tak Bikin Hancur Bidang Perikanan

Next Post

Seruan buat Pemerintah Jangan Impor Beras

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
Seruan buat Pemerintah Jangan Impor Beras

Seruan buat Pemerintah Jangan Impor Beras

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
Ngopi Bareng Polantas Menyapa Komunitas Ojol di Pekanbaru

Polda Riau Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
Ngopi Bareng Polantas Menyapa Komunitas Ojol di Pekanbaru

Polda Riau Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

11 Juni 2026
Asosiasi Ojol Nusantara sebagai wadah pemersatu pengemudi ojol di Indonesia

Baksos Hari Bhayangkara Jadi Momentum Lahirnya Asosiasi Ojol Nusantara

11 Juni 2026
bakti sosial Polri bersama komunitas ojol Hari Bhayangkara ke-80

Hari Bhayangkara ke-80, Polisi Rangkul Komunitas Ojol Lewat Bakti Sosial

11 Juni 2026
Indonesia bebas Over Dimension Over Load 2027

Program Bebas ODOL 2027 Dorong Transportasi Nasional yang Lebih Aman dan Efisien

10 Juni 2026

Berita Pilihan

Indonesia bebas Over Dimension Over Load 2027

Program Bebas ODOL 2027 Dorong Transportasi Nasional yang Lebih Aman dan Efisien

10 Juni 2026
menertibkan kendaraan over dimension over load di jalan negara

Bebas ODOL 2027: Langkah Strategis Menjaga Infrastruktur dan Keselamatan Publik

10 Juni 2026
ETLE Drone dalam Operasi Patuh 2026

Korlantas Polri Terapkan ETLE Drone, 60 Persen Pelanggaran Ditindak Secara Elektronik

8 Juni 2026
tertib berlalu lintas karena kesadaran bukan takut

Operasi Patuh 2026 dan Upaya Menumbuhkan Etika Berlalu Lintas di Indonesia

5 Juni 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz