Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Info Petani

Kata Akademisi Food Estate Ubah Semak Belukar Jadi Lahan Produktif

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
25 Februari 2021
in Info Petani, Mitra Tani
0 0
0
Akademisi UGM: Kita Harus Bentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal
0
SHARES
9
VIEWS

Jakarta – Pemerintah menjalankan program food estate untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar. Di Sumatera Utara food estate mengubah semak belukar yang dikelilingi tanaman pakis untuk ditanami aneka tanaman produktif seperti sayuran. Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara Abdul Rauf menilai mengubah alang-alang menjadi areal pertanian adalah buah keyakinan dan ketelatenan.

“Memang perlu serangkaian perlakuan mulai dari perawatan tanah. Tanah di sini rata-rata bersifat asam maka perlu dinetralkan dengan dolomit. Tanahnya perlu ditambahkan unsur hara yang sesuai dengan kebutuhan sayuran seperti bawang merah, bawang putih dan kentang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Profesor ilmu tanah ini juga menyebutkan semak belukar yang terdiri dari tanaman pakis ini juga memiliki sifat dasar membunuh tanaman lain di luar ekosistemnya.

“Pakis ini memiliki zat alelopati yang merupakan senyawa beracun. Sifatnya asam yang dapat membunuh tanaman selain golongannya karena dianggap lawan. Bahkan tanaman alang-alang lainnya, seperti yang kita lihat ini, tumbuhnya merana. Jadi seharusnya yang dapat bertahan hidup hanya tanaman tahunan seperti kopi atau cokelat. Sehingga apabila sayuran dapat tumbuh maka ini hal yang luar biasa. Di sinilah letaknya peran teknologi pertanian,” paparnya.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Sumatera Utara Noverita Sprinse Vinolina mengapresiasi langkah pemerintah yang mengubah alang-alang menjadi lahan produktif.

“Saya betul-betul mendukung program food estate yang menjadikan lahan tidur menjadi bernilai income. Ini hanya perlu perawatan terus menerus, kerja keras yang sungguh-sungguh dan komitmen SDM terutama dari para petani,” katanya.

Ia optimistis program food estate akan berhasil jika didukung oleh pemerintah dan petani. Petani sebagai ujung tombak keberhasilan hanya perlu pendampingan berupa transfer teknologi dan semangat pantang menyerah.

Melihat kondisi pertanaman yang ada di lahan, kedua Guru Besar ini menyarankan terus dilakukannya perawatan hingga masa panen. Tanaman yang sekarang ini berkembang memang belum semuanya tumbuh optimal, misalnya saja bawang merah. Sekilas ada yang daun bawangnya kecil dan umbinya kecil.”Saya melihat apa yang ada di lahan food estate ini adalah luar biasa. Sekarang ini hanya tinggal memenuhi suplai air pagi dan sore serta mempertahankan unsur hara dan perawatan yang cukup,” paparnya.

“Tanaman yang terlihat kecil ini bukan gagal tumbuh ya. Wajar karena pertanaman perdana, unsur haranya belum maksimal. Jadi dalam satu kelompok ada yang besar dan ada yang kecil namun lihat ini tetap memiliki umbi. Meski berukuran kecil, umbinya bagus, bisa dipanen dan masyarakat di sini lebih suka bawang berukuran kecil seperti ini. Terus saja melakukan pemupukan dan pengairan yang cukup,” lanjutnya.

Pada akhir sesi kunjungan, Noverita mengarahkan agar seusai panen, tanaman diselingi dengan komoditas lain seperti padi baru kemudian kembali ke bawang merah. Dirinya meyakini pada pertanaman berikutnya, hasilnya akan memuaskan.

(prf/ega)

Tags: Berita Ekonomi Bisnis
Previous Post

Kementan Optimalkan Penanganan Pascapanen dan Pemasaran Hasil Pertanian

Next Post

Akademisi UGM: Kita Harus Bentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
Akademisi UGM: Kita Harus Bentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

Akademisi UGM: Kita Harus Bentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
Ngopi Bareng Polantas Menyapa Komunitas Ojol di Pekanbaru

Polda Riau Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
Ngopi Bareng Polantas Menyapa Komunitas Ojol di Pekanbaru

Polda Riau Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

11 Juni 2026
Asosiasi Ojol Nusantara sebagai wadah pemersatu pengemudi ojol di Indonesia

Baksos Hari Bhayangkara Jadi Momentum Lahirnya Asosiasi Ojol Nusantara

11 Juni 2026
bakti sosial Polri bersama komunitas ojol Hari Bhayangkara ke-80

Hari Bhayangkara ke-80, Polisi Rangkul Komunitas Ojol Lewat Bakti Sosial

11 Juni 2026
Indonesia bebas Over Dimension Over Load 2027

Program Bebas ODOL 2027 Dorong Transportasi Nasional yang Lebih Aman dan Efisien

10 Juni 2026

Berita Pilihan

Indonesia bebas Over Dimension Over Load 2027

Program Bebas ODOL 2027 Dorong Transportasi Nasional yang Lebih Aman dan Efisien

10 Juni 2026
menertibkan kendaraan over dimension over load di jalan negara

Bebas ODOL 2027: Langkah Strategis Menjaga Infrastruktur dan Keselamatan Publik

10 Juni 2026
ETLE Drone dalam Operasi Patuh 2026

Korlantas Polri Terapkan ETLE Drone, 60 Persen Pelanggaran Ditindak Secara Elektronik

8 Juni 2026
tertib berlalu lintas karena kesadaran bukan takut

Operasi Patuh 2026 dan Upaya Menumbuhkan Etika Berlalu Lintas di Indonesia

5 Juni 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz