Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Info Petani

Perhepi: Petani Masih Akan Kekurangan Pupuk Subsidi Tahun Ini

admin by admin
29 Januari 2021
in Info Petani, Mitra Tani
0 0
0
Perhepi: Petani Masih Akan Kekurangan Pupuk Subsidi Tahun Ini
0
SHARES
21
VIEWS

Jakarta – Wakil Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Bustanul Arifin menilai potensi terjadinya kelangkaan pupuk pada tahun 2021 masih cukup besar karena perbedaan yang signifikan antara kebutuhan dengan alokasi yang diberikan Pemerintah.

Seperti diketahui, berdasarkan usulan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dari seluruh daerah, kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2021 mencapai 23,4 juta ton jauh lebih besar dari anggaran APBN 2021 yang hanya mampu memenuhi subsidi sekitar 9 juta ton ditambah 1,5 juta liter pupuk organik cair.

“Benar, kelangkaan pupuk masih akan terjadi pada 2021 ini. Karena perbedaan kebutuhan dengan kemampuan keuangan Negara,” kata Bustanul dikutip dari Antara, Kamis (28/1/2021).

Di saat yang sama, pemerintah bersama produsen pupuk telah melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalisasi dan efisiensi anggaran subsidi pupuk. Upaya pertama yakni dengan menurunkan HPP produksi salah satunya melalui melalui insentif harga gas bagi industri pupuk. Langkah ini berhasil menciptakan efisiensi sebesar Rp 2,4 triliun berkat penurunan HPP mencapai 5%.

Kemudian, pemerintah juga melakukan perubahan formula NPK 15:15:15 menjadi NPK 15:10:12 sehingga menghasilkan efisiensi sebesar Rp2,2 triliun.

Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap HET pupuk bersubsidi sebesar Rp300-450 per kg, dan menghasilkan efisiensi Rp2,5 triliun. Sederet upaya tersebut menghasilkan total efisiensi sekitar Rp7,3 triliun yang dapat menutupi kekurangan APBN untuk subsidi pupuk 2021.

Bustanul menilai dengan kenaikan HET pupuk subsidi dan dengan simulasi harga gas yang turun, maka volume pupuk bersubsidi bisa bertambah sampai 13 juta ton, dengan anggaran yang sama, yakni Rp25,3 triliun.

“Analisis skenario itu menghasilkan volume pupuk bersubsidi naik menjadi 13,6 juta ton jika harga gas turun mengikuti harga gas tingkat internasional,” kata Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Unila tersebut.

Lanjut halaman berikutnya>>>

Tags: Berita Ekonomi Bisnis
Previous Post

Mentan Minta HKTI Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas

Next Post

Menko Luhut: Food Estate Kesempatan Emas Wujudkan Modernisasi Pertanian

admin

admin

Next Post
Menko Luhut: Food Estate Kesempatan Emas Wujudkan Modernisasi Pertanian

Menko Luhut: Food Estate Kesempatan Emas Wujudkan Modernisasi Pertanian

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
manajemen rekayasa lalu lintas one way nasional di Tol Kalikangkung

Rekayasa One Way Nasional Efektif, Kepadatan Arus Balik Terkendali

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
manajemen rekayasa lalu lintas one way nasional di Tol Kalikangkung

Rekayasa One Way Nasional Efektif, Kepadatan Arus Balik Terkendali

24 Maret 2026
rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik Lebaran 2026

Strategi Berbasis Data, Korlantas Terapkan One Way Nasional Secara Dinamis

24 Maret 2026
one way nasional arus balik lebaran 2024

One Way Nasional Resmi Diberlakukan untuk Atasi Arus Balik Lebaran

24 Maret 2026
puncak arus mudik lebaran 2026

Arus Mudik Padat, Kakorlantas Pastikan Kondisi Tetap Terkontrol

19 Maret 2026

Berita Pilihan

puncak arus mudik lebaran 2026

Arus Mudik Padat, Kakorlantas Pastikan Kondisi Tetap Terkontrol

19 Maret 2026
pembatasan operasional angkutan barang selama Lebaran 2026

Evaluasi Pembatasan Operasional Angkutan Barang Selama Lebaran 2026 oleh Ditjen Perhubungan Darat

19 Maret 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho

Kecelakaan Turun Signifikan, MRLL Berbasis Data Jadi Kunci Pengamanan Mudik 2026

17 Maret 2026
penurunan fatalitas mudik 2026

Dirgakkum Korlantas Polri Laporkan Penurunan Fatalitas Mudik 2026 hingga 45 Persen

15 Maret 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz