Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Info Petani

Harga Kedelai Naik, Tim Bareskrim Turun ke Pasar Cek Dugaan Penimbunan

doddodydod by doddodydod
7 Januari 2021
in Info Petani, Mitra Tani
0 0
0
Harga Kedelai Naik, Tim Bareskrim Turun ke Pasar Cek Dugaan Penimbunan
0
SHARES
6
VIEWS

Jakarta –

Bareskrim Polri menyoroti harga kedelai yang mengalami kenaikan di pasaran. Bareskrim meminta Satgas Pangan mengecek ke pasar-pasar terkait hal ini.

“Kita turunkan Tim Satgas Pangan untuk cek ke lapangan dan koordinasi dengan Kemendag (Kementerian Perdagangan) untuk atasi kenaikan harga kedelai,” kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dihubungi detikcom, Selasa (5/1/2021).

Sigit menerangkan Satgas Pangan juga menginstruksikan kepada satgas di wilayah untuk pengecekan di lapangan. Yang dicek, lanjut Sigit, adalah harga dan ketersediaan kedelai.

Sigit menjelaskan Satgas Pangan juga meminta jajarannya memonitor kegiatan produksi tahu dan tempe di level usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Satgas juga telah menginstruksikan satgas kewilayahan di tiap polda untuk melakukan pengecekan harga, ketersediaan kedelai, serta sentra-sentra pengolahan khususnya UMKM yang memproduksi tempe dan tahu,” jelas Sigit dalam keterangan tertulis.

Kasatgas Pangan Brigjen Helmy Santika menyampaikan sudah mengantongi data dan hasil analisis ketersediaan kedelai di lingkup nasional. Helmy menyebut pihaknya, Kemendag, dan Kementerian Pertanian (Kementan) kompak menduga ada pihak yang melakukan penimbunan kedelai.

“Kami telah koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan sejumlah pihak lain untuk menelusuri dugaan adanya penimbunan dan permainan harga kedelai yang melonjak sejak beberapa hari lalu,” terang Helmy.

Helmy lantas menjelaskan kenaikan harga kedelai tak hanya terjadi di Tanah Air, tapi juga terjadi di tingkat global. “Berdasarkan data FAO, pada Desember 2020, ada kenaikan harga kedelai di pasar global sebesar 6 persen dari harga awal USD 435 menjadi USD 461 per ton,” ucap dia.

Tahu dan tempe sempat menghilang dari pasaran selama 3 hari, yakni pada 1-3 Januari 2021. Hilangnya tahu-tempe disebabkan oleh aksi mogok produsen/perajin yang menginginkan harga naik. Keinginan itu datang karena harga kedelai memang melonjak drastis.

Setelah tiga hari mogok produksi, para perajin tahu dan tempe sepakat mulai produksi dan menjual lagi ke pasaran pada Senin (4/1). Namun, syaratnya, harga tahu dan tempe di pasar harus naik, menyesuaikan kenaikan harga kedelai.

(aud/fjp)

Tags: Berita
Previous Post

500 Ton Kedelai Asal Kanada Tiba di Kota Bandung

Next Post

Harga Cabai Naik, Kementan Gelar Operasi Pasar Terbatas

doddodydod

doddodydod

Next Post
Harga Cabai Naik, Kementan Gelar Operasi Pasar Terbatas

Harga Cabai Naik, Kementan Gelar Operasi Pasar Terbatas

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
bantuan sosial Polri Hari Bhayangkara ke-80 Kampung Tongkol Jakarta Utara

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Berbagi Sembako untuk Warga Kampung Tongkol

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
bantuan sosial Polri Hari Bhayangkara ke-80 Kampung Tongkol Jakarta Utara

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polri Berbagi Sembako untuk Warga Kampung Tongkol

15 Juni 2026
bantuan sosial ojol HUT ke-80 Bhayangkara 2026

HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Penguatan Pengabdian Polri kepada Masyarakat

15 Juni 2026
bakti sosial Polri di Kota Tua Jakarta Barat

450 Paket Bansos Dibagikan Polri, Pekerja Seni Kota Tua Mengaku Terbantu

15 Juni 2026
kemitraan ojol dan kepolisian untuk keselamatan jalan raya

AON Jambi: Kedekatan Ojol dan Polri Lahir dari Kebutuhan Nyata di Jalan Raya

15 Juni 2026

Berita Pilihan

kemitraan ojol dan kepolisian untuk keselamatan jalan raya

AON Jambi: Kedekatan Ojol dan Polri Lahir dari Kebutuhan Nyata di Jalan Raya

15 Juni 2026
kualitas pelayanan publik Polisi Lalu Lintas Polri

Hanya 6,8 Persen Pengaduan ke Polri Terkait Polantas, GNI Sebut Sinyal Positif

15 Juni 2026
hubungan ojol dan kepolisian di Indonesia

Ketua GODAMS Ungkap Alasan Hubungan Ojol dan Polri Semakin Erat

15 Juni 2026
Ngopi Bareng Polantas Menyapa Komunitas Ojol di Pekanbaru

Polda Riau Ajak Komunitas Ojol Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

11 Juni 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz