Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home HasilProduksi

Pengamat: Holding BUMN Pangan Jaga Stabilitas, Distribusi dan Harga

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
21 Januari 2022
in HasilProduksi
0 0
0
Pengamat: Holding BUMN Pangan Jaga Stabilitas, Distribusi dan Harga

Menteri BUMN RI Erick Thohir memberikan keterangan pers salah mengenai satunya tentang arahan Menteri BUMN kepada PLN terkait pasokan batu bara ke PLN, di Jakarta, Rabu (19/1/2022). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

0
SHARES
15
VIEWS

Langkah Menteri BUMN Erick Thohir membuat Holding BUMN Pangan dengan sebutan ID Food diakui sangat tepat, karena akan menjaga stabilitas pangan, distribusi hingga harga di Indonesia.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah mengatakan, pembentukan holding BUMN pangan ini sangat baik karena semua masyarakat Indonesia mempunyai hak untuk terpenuhi pangannya.

“Tentu saja kita perlu lihat apa tujuannya, kalau lihat kan memang pembentukan holding BUMN pangan ini untuk menjaga stabilitas pangan di Indonesia, tidak hanya konteks produksi namun juga distribusi sebenarnya sehingga harganya baik dan pangannya bisa diakses oleh semua masyarakat,” kata Said Abdullah saat dikonfirmasi, Kamis (20/1).

Menurut Said Abdullah, praktik distribusi pangan di Indonesia selama ini dikuasai oleh perusahan-perusahan tertentu, hingga kenaikan dan turunnya harga itu berdasarkan keputusan mereka tanpa memikirkan masyarakat. Untuk itu, langkah Erick Thohir membentuk holding BUMN ini sangat tepat dalam menjaga rantai pasok pangan dan harga pangan.

“Pada titik itu saya kira sangat baik karena setiap warga negara punya hak untuk terpenuhi pangannya, dan kemudian selama ini yang terjadi adalah praktik distribusi penyediaan pangan seringkali dikuasai oleh beberapa sektor perusahaan-perusahaan tertentu yang kadang-kadang mempermainkan stok, mempermainkan harga dan lainnya. Tentu saja ini menjadi suatu langkah yang baik dalam menjaga stok dan ketersediaan serta harga,” ucapnya.

Dikatakannya, keberadaan holding BUMN pangan ini juga harus memberikan dampak positif kepada petani-petani kecil, serta menjamin kesejahteraan mereka, misalkan bertambahnya pendapatan mereka.

“Tentu saja kita berharap dari sisi produsen pangan misalnya, petani yang skalanya kecil itu kita berharap keberadaan holding pangan ini juga harus memberikan dampak yang positif, pada titik terutama misalnya pendapatan di produsen di petaninya. Tidak hanya soal ada tersedia bisa diakses oleh konsumen, jadi holding ini juga menurut saya harus mampu berdiri pada dua sisi-sisi produsen dan konsumen,” jelasnya.

“Bagaimana bisa menyeimbangkan kerja-kerja holding ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada petani, misalnya kan kalau di rancangannya setahu saya kemarin juga diuji dengan teman-teman Bappenas holding misalnya akan ambil barangnya selain dari kebun, sawah atau kebun yang punya BUMN kan bisa ambil dari masyarakat (petani), yang itu rancangannya sampai ke korporasi petani, di situ ambilnya di sana,” tambahnya.

Olehnya itu, lanjut Said Abdullah kehadiran holding BUMN pangan ini mampu menjaga stabilitas harga pangan, terutama hasil jual petani harganya tidak dipermainkan oleh tengkulak, sebagaimana yang terjadi selama ini.

“Menurut saya ini suatu hal yang baik, tapi tadi lagi-lagi jangan sampai holding-nya jadi mengulang situasi yang selama ini dialami masyarakat, misalnya petani ketika jual ke tengkulak pedagang harganya ditekan, itu hal yang mungkin jadi warning bagi kita,” ungkapnya.

Diharapkan Said Abdullah, keberadaan holding BUMN pangan ini tidak hanya menyelesaikan persoalan ketersediaan dan akses pangan dari sisi hilir, tetapi juga jadi instrumen penguat untuk meningkatnya kualitas hidup dan kesejahteraan petani.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir secara resmi meluncurkan ID Food untuk menciptakan transformasi ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir guna meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan.

Kehadiran ID Food diharapkan dapat memperbaiki ekosistem yang ada di BUMN mengenai supply chain antara grup pangan BUMN. Holding BUMN pangan ini menggabungkan beberapa perusahan milik negara untuk bersinergi, seperti Himbara, PTPN, Perhutani dan PT Pupuk.

Previous Post

Mendag: Kendalikan Inflasi Volatile Food, Harga Pangan Sudah Mulai Menurun

Next Post

Perputaran Nilai Ekonomi Pertanian dan Ketahanan Pangan Belitung Capai Rp 1,356 Triliun

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
Perputaran Nilai Ekonomi Pertanian dan Ketahanan Pangan Belitung Capai Rp 1,356 Triliun

Perputaran Nilai Ekonomi Pertanian dan Ketahanan Pangan Belitung Capai Rp 1,356 Triliun

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Berita Pilihan

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

12 Agustus 2026
MIMIKA - Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Mimika kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan bahan bangunan untuk pembangunan Gereja Matoa SP3 di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BMP RI DPC Kabupaten Mimika, Panius Kogoya, kepada pengurus gereja dan perwakilan jemaat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di wilayah Papua Tengah. Panius Kogoya menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata BMP RI bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi umat dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di Kab. Mimika, kami menyerahkan bantuan bahan bangunan kepada Gereja Matoa SP3. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses pembangunan sehingga jemaat dapat beribadah dengan nyaman,” terang Panius. Ia menjelaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan spiritual masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan perhatian terhadap sektor keagamaan, BMP RI juga terus berupaya mendorong kemajuan di berbagai bidang lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program sosial yang dijalankan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BMP RI mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Mimika untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban. Warga juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menekankan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui dialog yang konstruktif serta koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan, termasuk TNI dan Polri. “Kegiatan ini membuktikan pengabdian BMP RI tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga sosial dan toleransi beragama. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah serta motor penggerak nilai nasionalisme dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. Melalui kegiatan sosial ini, BMP RI berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Mimika demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.

BMP RI Mimika Salurkan Bantuan untuk Gereja Matoa SP3, Perkuat Semangat Toleransi

7 Agustus 2026
optimalisasi keterbukaan informasi publik pada humas Polri

Divhumas Polri Optimalkan Pelayanan Informasi Publik melalui Penguatan PPID

30 Juli 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz