Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri

Genjot Vaksinasi Jelang World Superbike, NTB Butuh 1,3 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
20 September 2021
in Jaga Negeri
0 0
0
Genjot Vaksinasi Jelang World Superbike, NTB Butuh 1,3 Juta Dosis Vaksin Covid-19
0
SHARES
11
VIEWS

JAKARTA – TNI-Polri bersama pemerintah daerah NTB menggelar Apel Gabungan Tim Vaksinator dalam rangka Percepatan Laju Vaksinasi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Sabtu (19/9/2021).

Apel gabungan tersebut dilakukan dalam rangka menggenjot vaksinasi untuk mengejar herd immunity atau kekebalan komunal jelang digelarnya World Supebike 2021 di Mandalika, Lombok Tengah pada November mendatang.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan tim vaksinator TNI-Polri yang dikerahkan akan bekerja setiap hari menyuntikkan 41.018 dosis vaksin kepada masyarakat untuk mencapai herd immunity pada 5 Oktober 2021 mendatang.

Baca juga: Genjot Ekonomi Daerah, Kementerian PUPR Bangun Sejumlah Infrastruktur di NTB

Dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi tersebut, Kapolda pun mendorong agar pemerintah pusat segera mendistribusikan 1,3 juta dosis vaksin Covid-19 ke Lombok Tengah.

“Kami siap, kami akan suntikkan khusus ke Lombok Tengah. Kami akan kelola dan menghabiskan satu hari minimal 41.018 ribu dosis,” kata Kapolda dalam keterangan yang diterima, Minggu (19/9/2021).

Eks Kadiv Humas Polri tersebut pun mengatakan target herd immunity di Lombok Tengah pada 5 Oktober 2021 akan menjadi kado di hari jadi TNI.

Dia juga menjanjikan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat akan mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun.

Baca juga: KLHK Bangun Fasilitas Pemusnah Limbah B3 Medis di Provinsi NTB

Sementara itu, Danrem 162 Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya sudah menyiapkan tenaga kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di Lombok Tengah.

Dia mengatakan tenaga kesehatan dari Polri dan Pemda serta sukarelawan juga akan membantu pelaksanaan vaksinasi itu.

“Harapan terget 41 ribu itu tercapai. Dengan harapan 5 Oktober nanti dihadiahkan kepada TNI dan masyrakat bahwa Lombok Tengah sudah herd immunity 70 persen sehingga bisa melaksanakan World Superbike,” jelas dia.

Di sisi lain, kata dia, TNI melalui jaringan Babinsa akan melakukan pendataan berbasis desa.

TNI akan langsung menyasar ke setiap RT untuk melakukan vaksinasi.

“Itu lebih terukur, nanti dimulai RT1, RT2, RT3, dan seterusnya. Jadi tidak lompat-lompat. Yang tahu ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini. Ini jemput bola, intinya TNI-Polri mendorong percepatan vaksinasi,” kata dia.

Stok vaksi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemerintah Provinsi NTB dr Lalu Hamzi Fikri mengatakan, stok vaksin untuk Lombok Tengah saat ini hanya 61 ribu dosis.

Di mana 41 ribu dosis vaksin  disuntikkan kepada masyarakat di Lombok Tengah, Minggu (19/9/201).

Karena itu, apabila pemerintah pusat tidak memenuhi stok vaksin di NTB dalam waktu dekat, maka akan terjadi kekosongan.

Baca juga: Komisi III Apresiasi Penanganan Covid-19 di NTB

Untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan stok vaksin, pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat.

“Kami sudah minta khusus untuk Lombok Tengah 1,3 juta lebih (dosis vaksin),” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda NTB Lalu Gita Aryadi yang hadir mewakili Gubernur NTB mengatakan daerahnya dalam waktu dekat akan melaksanakan perhelatan internasional World Superbike 2021.

Karena itu, pihaknya akan berupaya mendapatkan stok vaksin untuk diberikan kepada TNI-Polri sebagai garda terdepan vaksinasi.

“Kami siap mendukung kerja-kerja Pak Kapolda dan Pak Danrem. Detail jumlah vaksinasi, begitu selesai tidak ada yang harus tertahan, digunakan, digelontorkan kemudian terlaporkan. Kami segera mendapatkan suplai dengan target tepat waktu 5 Oktober 2021 persembahan 70 persen untuk Lombok Tengah,” jelas dia.

Baca juga: Sambut World Superbike, Komisi IX Bawa 50 ribu Dosis Vaksin Untuk NTB

Jumlah penduduk Lombok Tengah adalah 1.053.280 jiwa.

Sedangkan 70 persen dari angka populasi untuk mencapai herd immunity ialah 767.700 jiwa.

Sementara, saat ini baru sekitar 20 persen penduduk Lombok Tengah yang sudah divaksin.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

Previous Post

TNI Polri Dapat Apresiasi Usai Tembak Mati Ali Kalora Cs

Next Post

Humas Polda Riau dan WMPR Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Pekanbaru

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
Humas Polda Riau dan WMPR Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Pekanbaru

Humas Polda Riau dan WMPR Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Pekanbaru

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

31 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

29 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

27 Oktober 2026
#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026

Berita Pilihan

#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz