Pangan Bisa!
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
Pangan Bisa!
No Result
View All Result
Home Info Petani

Merauke Siap Jadi Lumbung Pangan Papua

Admin Komandanpangan by Admin Komandanpangan
29 September 2021
in Info Petani, Pangan, Tani Unggulan
0 0
0
Merauke Siap Jadi Lumbung Pangan Papua
0
SHARES
41
VIEWS

Merauke – Produksi beras di daerah Merauke semakin meningkat setiap tahunnya. Merauke sudah memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk pertanian khususnya beras di Papua, namun untuk memenuhi kebutuhan Papua dan Papua Barat diperlukan pengembangan lahan lebih lanjut.

Pada 28 September 2021, Ratna Lauce, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, mengatakan kepada wartawan di Media Center Kominfo PON XX Merauke: “Dibutuhkan tambahan 165.000 hektar lahan untuk memenuhi permintaan beras di Papua dan Papua Barat.

”Ratna menjelaskan, total potensi lahan pertanian Merauke melebihi 1,28 juta hektar. Dari total luas lahan tersebut, lahan yang baru ditanami seluas 148.665 hektare. Kawasan tersebut meliputi hak guna lahan (APL), hortikultura, perkebunan, dan hutan tanaman pangan (HPK) yang dikonversi.

 “Potensi lahan pertanian di Kabupaten Merauke sangat besar.  Bahkan, kami [Kab. Merauke] memiliki potensi tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan di Provinsi Papua. Kami siap memberikan sumbangan pangan di luar Papua,” tambah Ratna.

Bahkan, dia menambahkan, komoditas  pangan Merauke juga didisitribusikan ke Maluku selain juga sudah sampai di sejumlah pelabuhan di Jawa, seperti Surabaya, Semarang dan Jakarta.

Kebutuhan pangan nasional

Kesempatan yang sama juga sama, Tersisius Andreas Kasman Rimbayana, Kepala Bidang Konsumsi, Keanekaragaman dan Keamanan Pangan Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, mengatakan pada tahun tanam 2021.

Tujuan dari pengabdian tersebut adalah agar petani Merauke dapat memanen padi di dua musim tanam pada tahun 2021.

Outputnya adalah 157.694 28 ton. Tujuannya adalah untuk menghasilkan hasil selama musim tanam rendengan atau tanam dua kali atau gadu, yang dikelola secara mandiri oleh petani Merauke. Target tersebut masih masuk akal.

Target luas lahan untuk musim tanam 2021 adalah 63.000-65.000 hektar, meningkat 2.000 hektar dibanding tahun sebelumnya. Untuk kepentingan PON XX Papua di klaster Merauke, produksi Merauke dapat memenuhi kebutuhan pangan para atlet, ofisial bahkan penonton.

Diperkirakan ada 7.000 atlet aktif, ofisial dan supporter tamu di klaster Merauke.

Sementara itu Kepala Bidang Keswan, Dinas Peternakan, kabupaten Merauke,Retno PH mengatakan bahwa di Merauke itu semuanya  bisa terpenuhi sebagai sumber pangan yang sehat, kecuali susu. Oleh sebab itu, pihaknya sedang berkoordinasi untuk mengembangkan kambing ettawa untuk menjadi sumber produksi susu.

Adapun untuk pengembangan sayur mayur keluarga, pemerintah kabupaten telah membentuk  sekitar 50 wanita tani. Luasan lahannya diperkirakan  sekitar 10 ha. Lahan itu ditanami Lombok, sayuran, dan bumbu dapur lainnya.

“Tingkat ketersediaan sayur ada, tapi tidak diimbangi oleh tingkat kesadaran masyarkaat untuk konsumsi yang benar dan seimbang,” katanya dalam konferensi pers di Media Center Kominfo Merauke untuk PON XX.

Kendala yang dihadapi petani adalah  kualitas yang belum stabil, sehingga masih membutuhkan peningkatan pengelolaan proses tumbuh dan hasil panennya.  Sampai saat ini hanya beberapa jenis yang sudah mendapat sertifikasi kualitas, antara lain bawang merah dan cabai.

Pada kesempatan itu, Tersisius menekankan pihaknya menjamin  ketersediaan pangan selama penyeleggaraan PON di Merauke. Ia menuturkan, telah menyediakan cadagangan pangan untuk 1753 orang atlet dan official dari 6 cabor  yang dipertandingkan di Merauke. “Sudah tersedia  sekitar 6 ton beras premium dan medium dan 7 ton daging.”

Perlu diketahui, sejak 2015, Merauke dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Sejak 2015 itu telah disediakan luas lahan 1,2 juta ha, yang dikembangkan untuk produksi padi dan sagu. Dari luasan itu, baru 148 ha lebih yang sudah diolah dan mampu menghasilkan padi untuk keperluan 75 persen kebutuhan ASN seluruh Papua

Bahkan Presiden Joko Widodo tidak hanya ingin menjadikan Kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional, Presiden juga bercita-cita kabupaten yang berada di ujung Timur NKRI ini sebagai lumbung pangan nasional dan dunia. Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi usai acara seremonial panen raya padi seluas 300 hektare di Kampung Wapeko, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Papua  pada 10 Mei 2015.

Menurut Presiden, Merauke memiliki lahan kurang lebih 4,6 juta hektar yang berpotensi untuk dibuat persawahan, namun setelah  diindetifikasi,  hanya 1,2 juta hektar yang bisa dikerjakan oleh pemerintah Kabupaten Merauke dan sisanya 3,4 juta hektar akan dikerjakan pemerintah pusat.

Sumber : KominfoNewsroom

Tags: Siaran Pers: Kabupaten Merauke Siap Jadi Lumbung Pangan
Previous Post

Indonesia Perlu Regenerasi Petani Untuk Jadi Lumbung Pangan Dunia

Next Post

Kapolda NTB Perintahkan Anggotanya Turun Tangan Percepat Vaksinasi Covid-19

Admin Komandanpangan

Admin Komandanpangan

Next Post
Kapolda NTB Perintahkan Anggotanya Turun Tangan Percepat Vaksinasi Covid-19

Kapolda NTB Perintahkan Anggotanya Turun Tangan Percepat Vaksinasi Covid-19

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#usutkasusvina

#usutkasusvina Meski Dilanda Kontroversi, Film Vina: Sebelum 7 Hari Sukses Bikin Penonton Nangis Sesengukkan

16 Mei 2024
masyarakat Badui dalam masalah pangan

Apa yang kita bisa pelajari dari masyarakat Badui terkait pangan ?

13 Oktober 2021
BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

BLT PKL Rp1,2 Juta Dicairkan oleh TNI-Polri, Ini Alasannya

10 September 2021
harga beras turun

Fluktuasi Harga Pangan Nasional per 8 Agustus 2024: Beras, Bawang, hingga Ikan Mengalami Kenaikan

8 Agustus 2024
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

0
Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

Mengawal Ketersediaan Pangan Nasional

0
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pola Integrated Farming

0
Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

Ada Lumbung Pangan di Kalteng & Sumut, Impor Pangan Bisa Turun 10%

0
BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

BMP RI DPC Kabupaten Mimika Salurkan Paket Sembako kepada Lansia, Janda, dan Penyandang Disabilitas di Kampung Iwaka

31 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Kampung Pigapu Kabupaten Mimika

29 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

BMP RI DPC Mimika Salurkan 50 Paket Sembako kepada Masyarakat di Distrik Iwaka Kabupaten Mimika

27 Oktober 2026
#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026

Berita Pilihan

#ReserseBekerja, Ditresnarkoba Polda Jabar Sisir Rumah Kos untuk Tekan Peredaran Narkoba

Ditresnarkoba Polda Jabar Periksa 2 Lokasi Kos, #ReserseBekerja Cegah Bahaya Narkoba

20 Oktober 2026
BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

BMP RI DPC Mimika Salurkan Sembako, Wujud Kepedulian dan Dukungan bagi Masyarakat Iwaka

29 September 2026
MEDAN DELI - Tim URC Pelabuhan Belawan dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan mengamankan pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Kamis (17/9/2026). Petugas juga mengamankan tiga pria lain yang diduga sebagai pengguna. Kasus ini memperlihatkan wajah #ReserseBekerja di lapangan. Penyidik tidak berhenti pada penangkapan, tetapi merangkai alat bukti dan menelusuri jaringan di belakang pelaku. Berawal dari Informasi Warga Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., melalui Kasat Res Narkoba AKP A.R. Riza, S.H., M.H., menjelaskan pada Selasa (22/9/2026) bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Warga melaporkan dugaan peredaran narkotika di sebuah rumah di kawasan Mabar Hilir. Personel lalu menyelidiki informasi tersebut sebelum menindak sekitar pukul 11.00 WIB. AKP A.R. Riza menyebut H sempat membuang barang bukti dengan tangan kirinya saat hendak diamankan. Petugas tetap menyita empat paket sabu, satu bungkus plastik klip kosong, satu pipet ujung runcing, satu kotak putih, dan uang tunai Rp60.000 dari tangan H. Barang Bukti dan Tes Urine Menguatkan Perkara Tim URC Pelabuhan Belawan tidak hanya bersandar pada pengakuan. Dalam interogasi, H mengakui mengedarkan sabu. Tiga pria lain, yakni J (49), DA (32), dan AF (24), menjalani pemeriksaan dan tes urine dengan hasil positif metamfetamina. Penyidik menyimpan masing-masing satu botol urine dari ketiganya sebagai barang bukti. Paket sabu, perlengkapan, dan hasil tes urine kini saling menguatkan, sehingga pengakuan tersangka tidak berdiri sendiri. Pola kerja ini sejalan dengan hukum acara yang berlaku. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP berlaku sejak 2 Januari 2026 dan mensyaratkan penyidik menetapkan tersangka berdasarkan minimal dua alat bukti. KUHAP baru juga memasukkan barang bukti sebagai jenis alat bukti tersendiri, ketentuan yang kini sedang diuji sejumlah pemohon di Mahkamah Konstitusi. Menelusuri Jaringan di Balik Pengedar AKP A.R. Riza menegaskan timnya masih mengembangkan kasus ini. Penyidik ingin melacak sumber sabu yang diperoleh H serta kemungkinan jaringan lain yang terkait. Keempat orang tersebut bersama seluruh barang bukti kini menjalani pemeriksaan di Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Penangkapan di tingkat pengedar baru membuka pintu; penelusuran sumber barang menentukan apakah mata rantai di atasnya ikut tersentuh. Penyidikan narkotika juga dapat bertumpu pada sains forensik. Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri memasukkan pengujian dan analisis narkotika dalam cakupan kerja penyidikan ilmiah, bersama forensik digital, kimia, dan toksikologi. Kasus di Mabar Hilir mungkin tampak sebagai pengungkapan rutin. Namun, cara penyidik merangkai laporan warga, barang bukti, tes urine, dan pengembangan jaringan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan perkara terletak pada bukti yang utuh. Modus boleh berubah, tetapi prinsip pembuktian tetap menjadi pegangan.

Tim URC Pelabuhan Belawan Tindaklanjuti Laporan Warga soal Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
Pengungkapan sabu di Mabar Hilir berawal dari laporan warga. Tim URC Pelabuhan Belawan terus menelusuri sumber narkotika.

Tim URC Pelabuhan Belawan Gerak Cepat Ungkap Dugaan Peredaran Sabu #ReserseBekerja

22 September 2026
© Copyright Komandanpangan Team All Rights Reserved
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hasil Produksi
  • Tani Unggulan
  • Tokoh Inspiratif
  • Jaga Negeri

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz